X

Inilah Perbedaan Mendasar Haji dan Umroh

Haji dan umroh merupakan dua ibadah umat Islam, dimana keduanya sama-sama berkunjung ke rumah Allah, Baitullah, di Mekah, Arab Saudi. Walaupun sama-sama mengunjungi Ka’bah, bukan berarti ibadah ini memiliki value yang sama. Sebab terdapat perbedaan mendasar antara kedua ibadah tersebut.

Perbedaan Mendasar Haji dan Umroh

Banyak orang yang lebih memilih untuk melakukan ibadah umroh terlebih dahulu dibandingkan dengan ibadah haji. Hal ini dikarenakan antrian haji yang selalu naik setiap tahunnya, membuat banyak orang terpaksa antri lama hanya untuk berangkat.

Umroh sendiri selain dianggap sebagai wisata religi juga dimaksudkan sebagai latihan yang baik sebelum melaksanakan ibadah haji, sebab banyak rukun dan tata caranya yang menyerupai ibadah haji. Berikut merupakan perbedaan mendasar diantara keduanya.

  1. Hukum Melaksanakan

Haji dan umroh ternyata memiliki perbedaan hukum dalam melaksanakannya. Sebenarnya kedua ibadah memerlukan syarat mampu secara finansial untuk berangkat, sehingga hanya umat muslim yang dapat mencukupi biaya berangkatnya yang diperintahkan untuk melakukannya.

Ibadah haji memiliki hukum melaksanakan wajib, khususnya untuk mereka yang secara finansial sudah mampu, masih memiliki fisik yang baik, serta kejiwaan dan spiritualnya sudah siap. Sedangkan umroh hukumnya adalah sunnah, yang mana jika dilakukan mendapatkan ganjaran pahala, namun jika tidak dilakukan tidak akan berdosa.

  1. Rukun yang Berbeda

Rukun antara umroh maupun haji memilik perbedaan yang mencolok. Pada ibadah haji terdapat lima rukun yang harus dipenuhi, jika tidak maka ibadah haji dianggap tidak sah dan harus mengulang lagi tahun selanjutnya. Rukun tersebut adalah ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, serta melakukan tahalul.

Berbeda dengan haji, umroh tidak perlu melakukan wukuf di Arafah, namun tetap diharuskan untuk melaksanakan rukun yang lain. Bahkan wanita haji dan umroh  yang sedang haid diperbolehkan untuk tidak melakukan semua rukun yang sudah ditetapkan, dan hajinya tetap dihitung sah, yakni mereka tidak perlu melakukan tawaf dan menyentuh mushaf.

  1. Waktu Melaksanakan

Pelaksanaan ibadah ini sebenarnya berbeda, untuk ibadah haji hanya diperbolehkan untuk dilakukan di bulan-bulan tertentu, utamanya di bulan Syawal sampai dengan bulan Zulhijjah. Berbeda dengan umroh yang bisa dilakukan di luar waktu tersebut, bahkan bisa dilakukan sepanjang tahun tanpa adanya batasan.

Mengetahui Biaya Umroh dan Menggunakan Emas sebagai Sarana untuk Mempersiapkan Dana Umroh

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, biaya melakukan haji dan umroh tidaklah sedikit, harus mempersiapkan sejak dini agar tidak memberatkan ketika hendak berangkat. Biaya untuk melaksanakan ibadah umroh sebenarnya cukup terjangkau, hanya sekitar 15 juta rupiah sampai dengan 20 juta rupiah untuk tiap orangnya.

Harga tersebut sudah termasuk dalam akomodasi perjalanan, biaya untuk melakukan sewa hotel, dan melakukan kegiatan latihan manasik haji. Anda yang ingin menabung untuk biaya umroh maupun haji, disarankan menggunakan emas daripada uang tunai, dikarenakan:

  1. Nilainya lebih stabil dibandingkan dengan nilai mata uang rupiah, sehingga lebih aman ketika terjadi inflasi.
  2. Harganya naik setiap tahun, sehingga akan memudahkan Anda untuk mencukupi kebutuhan akomodasi umroh dengan lebih cepat.
  3. Bisa disesuaikan dengan harga nilai tukar rupiah, bahkan diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 8 persen setiap tahunnya.

 

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan mendasar antara haji dan umroh, berikut dengan tips untuk menabungnya. Ada banyak cara untuk dapat berangkat melaksanakan ibadah tersebut, dan menabung adalah salah satu yang direkomendasikan, apalagi jika dilakukan sejak dini.

 

Nilai post ini
Related Post